Manfaat Matematika Secara Umum
Manfaat Matematika adalah agar mampu membantu memahami bidang studi lain
seperti fisika, kimia, arsitektur, farmasi, geografi, ekonomi, dan sebagainya,
dan agar para siswa dapat berpikir logis, kritis, dan praktis, beserta bersikap
positif dan berjiwa kreatif.
Selain itu matematika dapat digunakan dalam
berdagang dan berbelanja, dapat berkomunikasi melalui
tulisan/gambar seperti membaca grafik dan persentase, dapat membuat catatan-catatan dengan angka, dan lain-lain. Kalau
diperhatikan pada berbagai media massa,
seringkali informasi disajikan dalam
bentuk persen, tabel, bahkan dalam bentuk diagram. Dengan demikian, agar orang dapat memperoleh informasi yang
benar dari apa yang dibacanya itu, mereka
harus memiliki pengetahuan mengenai persen, cara membaca tabel, dan juga diagram.
Dalam hal inilah matematika memberikan
peran pentingnya.
Sejalan
dengan kemajuan zaman, tentunya pengetahuan semakin berkembang. Supaya suatu
negara bisa lebih maju, maka negara tersebut perlu memiliki manusia-manusia
yang hebat dalam bidang teknologi. Untuk keperluan ini tentunya mereka perlu
belajar matematika sekolah terlebih dahulu karena matematika memegang peranan
yang sangat penting bagi perkembangan teknologi itu sendiri. Tanpa bantuan
matematika tidak mungkin terjadi perkembangan teknologi seperti sekarang ini.
Kaitan
Matematika Dengan Sistem Informasi
Banyak sekali hubungan diantara matematika dengan
sistem informasi. Matematika dikenal sebagai ilmu dasar. Pelajaran matematika
melatih kemampuan untuk berpikir logis dan sistematis. Ilmu Komputer adalah
ilmu pengetahuan yang berisi tentang teori, metodologi, desain dan
implementasi, berhubungan dengan komputasi, komputer, dan algoritmanya dalam
perspektif perangkat lunak/software ataupun perangkat keras/hardware.
Perkembangan teknologi tidak jauh dari peran matematika. Contohnya dengan
perkembangan teknologi di luar angkasa sana yang sangat maju, karena kemajuan
di bindang ilmu fisika. Kemajuan di bidang fisika juga tidak akan tercapai
tanpa ilmu matematika. Banyak sekali hubungan diantara matematika dengan
komputer.
Matematika juga
mengajarkan untuk berpikir kritis, bagaimana agar teknologi itu terus
berkembang sejalan dengan berkembangnya matematika. Perkembangan peradapan
matematika telah banyak mengeluarkan pemikiran dan ide-ide kearah pelaksanaan
peralatan modern, seperti komputer dan sistem komunikasi. Pengolahan
angka-angka dalam matematika membentuk sebuah rumus pemrograman yang digunakan
dalam pengembangan ilmu komputer. Pembuatan senbuah software itu harus efisien
dalam perhitungan matematika. Beberapa contoh hubungan antara matematika adalah
pengembangan memori. Memori menyimpan berbagai macam informasi dalam
bentuk angka biner. Informasi yang belum
berbentuk biner akan dipecahkan dengan sejumlah cara yang mengubahnya menjadi
sebuah angka atau urutan angka-angka. Penggunaan logika matematika sebagai
dasar pemrograman, struktur data, sistem digital, basis data, teori
komputasi,dll.
Fungsi logika digunakan dalam microsoft excel.
Alogaritma juga merupakan sesuatu prosedur yang tepat untuk memecahkan masalah
dengan menggunakan bantuan komptuer serta menggunakan bahasa pemrograman
tertentu seperti Java, Pascal, Visual Basic, dan masih banyak yang lainnya.
Penggunaan alogaritma juga untuk menghemat ukuran file serta dalam pemrograman
komputer. Dalam matematika dan komputasi, algoritma itu merupakan kumpulan dari
perintah-perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini
dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut
dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada syarat kondisi
awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Desain dan analisis
algoritma adalah suatu cabang khusus dalam ilmu komputer yang mempelajari
karakteristik dan performa dari suatu algoritma dalam menyelesaikan masalah.
Peran Kalkulus dalam Ilmu Komputer juga digunakan untuk bagaimana cara mencari
bilangan biner, sementara komputer membaca data dalam bentuk bilangan biner.
Perbedaan Matematika Dengan Statistika
Pertama, statistika lebih
menekankan kepada penalaran induktif sedangkan matematika cenderung menggunakan
penalaran deduktif. Matematika dikatakan deduktif karena beranjak dari aksioma
dan teorema sehingga memunculkan penalaran-penalaran, model-model dan bukti
baru berdasarkan aksioma dan teorema yang telah ada sebelumnya. Statistika,
dengan situasi yang sama dan data yang sama pula bisa memberikan cara
menganalisis yang berbeda dan memunculkan kesimpulan yang berbeda pula. Hal itu
membutuhkan penalaran induktif, bekerja dengan randomisasi/pengacakan,
pengambilan kesimpulan yang sesuai dan menginterpretasi hasil yang didapat.
Kedua,
matematika menyajikan abstraksi sedangkan statistika memberikan wawasan dengan
penginterpretasikan situasi nyata. Matematika merupakan ilmu yang abstrak, pada
awalnya mungkin terkesan nyata tetapi pada akhirnya matematika akan cenderung
abstrak. Sedangkan statistika lebih cenderung ke kejadian nyata seperti untuk
mengetahui berapa jumlah penduduk yang bekerja dan merasa puas dengan
pekerjaannya, mengetahui jumlah prosentasi ikan yang ada di lautan, kita tidak
bisa menggunakan perhitungan yang tepat karena kita hanya bisa
mengkira-kirakan/menginterpretasikan dari contoh kecil yang didapat/diambil.
Ketiga, matematika dan statistika berbeda dalam
penggunaan bilangan. Matematika melihat bilangan sebagai bagian dari operasi,
generalisasi, dan abstraksi sedangkan statistika memandang bilangan yang
dihubungkan dengan situasi nyata, sehingga penting dalam pembuatan pemodelan
dan mengambilan penalaran serta keputusan
SUMBER :
http://sariifatiimah.blogspot.com/2013/03/sari-fatimah-peran-fungsi-tujuan-dan.html http://louisalx.blogspot.com/2013/09/hubungan-antara-matemahttp://lutfi4math.wordpress.com/2012/02/18/perbedaan-matematika-dan-statistika/